Atas Nama Cinta

Jumat, 13 Februari 2015
Atas nama cinta, kehormatan diri ditukar dengan sepucuk bunga.
Atas nama kasih sayang, kemuliaan dibarter dengan sebungkus coklat.
Rabbi, selamatkan hamba, dan para muda mudi Muslim dari tipu daya kaum kuffar.

Nikmatnya Bersabar dalam Penantian

Duhai hati yang masih sendiri, bersabarlah dalam penantianmu, usah kau tergoda dengan rayuan cinta semu.
Kau tahu? Puasa syahwatmu, akan dibalas dengan hidangan bahagia, saat suara ijab qabul tertabuh.
Maka mereka yang berjalan di jalan Allah, akan jumpa dengan nikmatnya keluarga barakah.
Mungkin saja suatu malam, menjelang pagi barangkali, engkau segera terbangun padahal sedang menikmati mimpi. Lalu, keningmu dicium oleh seorang pangeran suci.
Ketika kau terbangun, tanganmu langsung mengocek-ngocek mata, lalu kau melihat pangeran suci itu mengenakan kopiah, sorban dan sarung.
Dengan mesra ia berkata, "Duhai sayang... Shalat yuk!"
Semoga kesabaranmu, menjadi jembatan jumpanya dirimu dengan pangeran suci. Seorang suami yang shalih. smile emotikon

Ada Dua Orang

Ada dua orang, saling unfriend, saling blokir, bahkan saling menjelek-jelekan satu sama lain.
Ada dua orang, saat bersapa menjadi kikuk, malu, buang muka, senyum-senyum ilfiel, atau bahkan balik badan saling menghindar.
Ada dua orang, sesekali saling intip profil, nanyain kabar pada temannya, atau memandang barang yang dihadiahi dulu kala.
Ada dua orang, saling hapus kontak, tak lagi berkomunikasi, atau bahkan menjadi musuh abadi.
Lalu.... saya tanya, kalian berdua kenapa sih?
Mereka menjawab, dulu kami berpacaran.... dan akhirnya kami putus.
Duh! Andai saja kalian tidak saling mengungkapkan perasaan sebelumnya, mungkin saat ini kalian bisa menjadi teman baik, bersapa biasa-biasa saja, dan tidak harus mengingat banyak kenangan saat berjumpa.
Ah, sudah saya bilang... tak ada cinta sebelum pernikahan. Sungguh, perasaan yang diungkapkan bukan pada waktunya, hanya akan membuat hubungan sesama menjadi berantakan.

Saat Ini....

Saat ini, aku tidak sedang bertanya apakah jodohku baik, apakah rizqiku banyak, atau apakah hidupku bahagia. Tidak!
Saat ini, aku sedang bertanya, "Apakah Allah mengampuni dosaku?"

Mendekati Cinta Allah

"Aku putus cinta; Aku ditolak cinta; Aku dihianati cinta."
Duhai.... Allah ingin agar kita kembali mencintai-Nya, maka dengan itu.... Allah mengambil cinta-cinta selain-Nya dari kehidupanmu.
Beruntunglah, ia yang ditinggalkan cinta semu, lalu berlari mendekati cinta Allah.

Kata Ummi

"Putraku...", Kata ummi, "Jika hendak mencari pendamping. Maka janganlah hanya mencari ia yang bisa menjadi istri terbaik saja untukmu."
"Tapi, carilah ia yang bisa menjadi ibu terbaik bagi anak-anakmu"

Untuk Sebuah Nama

Untuk sebuah nama di Lauh Mahfuzh sana; Jaga... imanmu baik-baik yah!
Biarkan bait-bait do'a ini, sebagai utusan hati tuk ungkapan segala rindu.
Allah, segerai perjumpaan ini