Ya sudahlah.... Cukup Allah saja yang mensenyumi hidupku, disaat para pencela sibuk merusak senyumanku.
Para pencela itu sebenarnya bisa bercermin, tetapi entah mengapa wajah kusamnya tak terlihat oleh matanya sendiri.
Mungkin iya, Tabiat para pencela memang seperti itu. Sekalipun wajah
orang bersih ia tetap memandangnya kusam, sekalipun wajah dirinya kusam
ia tetap memandangnya bersih.
Duhai diri... sekolahkanlah
lisanmu ini, agar ucapnya seperti emas, namun jika sulit biarlah seperti
perak, namun jika masih sulit biarlah seperti perunggu. Tetapi jangan
sampai menjadi seperti racun.
Semoga kita tidak termasuk pelaku pencela dan pendengar setia para pencela | Aamiin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Total Pageviews
Popular Posts
-
Kisah dari kejadian nyata, dikutip dari tulisan Ustadz Zulfi Akmal **** Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan ...
-
Afwan sebelumnya, saya tidak bermaksud sombong, atau mempublikasikan hal yang sifatnya pribadi. Tapi saya kira, ini bisa bermanfaat. Ada...
-
Duhai lelaki sholeh..... Aku hanya wanita akhir zaman. Amat banyak hilaf dan aib yang ku tanam dimasa silam. Sempat ku cintai atau bahka...
-
Aku melihat wajah itu murung, betapa berat senyuman di wajahnya menukil, di pipinya terus mengurai rintik-rintik air mata, ditemani dengan...
-
Mereka yg masih menghakimi masa lalunya, niscaya akan terpasung diruang penderitaan, jangankan utk mencapai cita-cita, melangkah menuju c...
-
Resah menanti? Wajar... tapi kalau harus meratapi hingga membuang waktu? Ah, bukannya tugasmu adalah ibadah? Jadi nikmati saja penantian i...
-
"Selamat pagi cayaaang, dah ma_em blooom ?", bisakah kata-kata itu terucap mesra saat buldozer meratakan rumahmu ?, saat zioni...
-
Ya sudahlah.... Cukup Allah saja yang mensenyumi hidupku, disaat para pencela sibuk merusak senyumanku. Para pencela itu sebenarnya bisa b...
-
Kau, sebuah nama yang tertulis untukku di Lauh Mahfuzh. Afwan, jika sampai detik ini aku belum jua datang untuk menggenapkan hati kita dal...
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
- Unknown
Blogroll
Blogger templates
Blogger templates
Blogger news
Popular Posts
-
Kisah dari kejadian nyata, dikutip dari tulisan Ustadz Zulfi Akmal **** Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan ...
-
Afwan sebelumnya, saya tidak bermaksud sombong, atau mempublikasikan hal yang sifatnya pribadi. Tapi saya kira, ini bisa bermanfaat. Ada...
-
Duhai lelaki sholeh..... Aku hanya wanita akhir zaman. Amat banyak hilaf dan aib yang ku tanam dimasa silam. Sempat ku cintai atau bahka...
-
Aku melihat wajah itu murung, betapa berat senyuman di wajahnya menukil, di pipinya terus mengurai rintik-rintik air mata, ditemani dengan...
-
Mereka yg masih menghakimi masa lalunya, niscaya akan terpasung diruang penderitaan, jangankan utk mencapai cita-cita, melangkah menuju c...
-
Resah menanti? Wajar... tapi kalau harus meratapi hingga membuang waktu? Ah, bukannya tugasmu adalah ibadah? Jadi nikmati saja penantian i...
-
"Selamat pagi cayaaang, dah ma_em blooom ?", bisakah kata-kata itu terucap mesra saat buldozer meratakan rumahmu ?, saat zioni...
-
Ya sudahlah.... Cukup Allah saja yang mensenyumi hidupku, disaat para pencela sibuk merusak senyumanku. Para pencela itu sebenarnya bisa b...
-
Kau, sebuah nama yang tertulis untukku di Lauh Mahfuzh. Afwan, jika sampai detik ini aku belum jua datang untuk menggenapkan hati kita dal...
Blog Archive
-
▼
2014
(149)
-
▼
Juni
(59)
- "Memaafkan sambil membuatnya menyesal"
- Doa Malam ini
- Berqoulan Sadiida
- Sejantan Salman dan Sejujur Ummud Darda
- Saat Cinta Terjatuh
- Terkadang Menangis itu Memang Perlu.
- Pemuda Pemudi Malang
- Si Centil Perebut Cinta
- Makanan Paling Nikmat
- Selamat datang bulan cinta
- Selayak Derai Tangisan
- Wanita semulia Khodijah
- Wanita Secerdas Aisyah
- Wanita sehebat Fatimah
- Wanita-Wanita Penebar Teladan
- Wanita Sesuci Ibunda Maryam
- Senyum Wanita Setelah Islam
- Tangis Wanita Sebelum Islam
- Bangun.. Banguuuuuun !
- Cintai Allah Seluar Biasa
- Pesan Sang Cicak
- Sahabat Sejati
- Ucapan Lelaki Paling Jujur
- Aby A. Izzuddin
- Kaca yang Berdebu (Bagaimana Menjaga Wanita)
- Wanita Seteguh Ibunda Asiyah
- Video penembakan cinta paling romantis
- Wanita Sehebat Ibunda Hajar
- "Aku terima nikahnya...", bukan mengatakan "Aku te...
- Merindu Wanita Sholehah
- Menangislah Karena Allah !
- Sisihkan Tawamu !
- Nak, kasihanilah Ayah nak !
- Calon Mertua VS Calon Menantu
- Cinta Segitiga untuk Merajut Cinta Semesta,
- Dalam Dekapan Cinta Sejati
- Merindu Wanita yang Dirindui Syurga
- Terkadang Canda Bisa Mencipta Luka
- Duhai diri, mengapa hidupmu banyak masalah ?
- Sekolahkanlah Lisanmu Ini !
- Cinta atau Harta ?
- Tasmi' Quran Juz 2 part 1 Muzammil
- 'Mahar dalam Perspektif Islam'
- Agar Cinta Tak Terbunuh Birahi
- Terkadang Engkau Tidak Perlu Menjadi Kupu-Kupu
- Tempat Ternyaman untuk Menangis
- Putus Cinta ?, Sudahlah....
- Tersenyumlah, Semua Akan Terlukis Indah Pada Waktunya
- Bismillah, Aku Mencintaimu Karena Allah
- Segeralah Bertaubat !
- Ta'aruf Cinta
- Penjarakan Mulutmu, Pasung Telingamu !
- Jatuh Cintalah Kepada Allah
- Menikah Bukan Hanya Karena Cinta
- Wanita, Jangan Banyak Kriteria !
- Jangan Biarkan Wanita Menanti
- Cinta Adalah Kecocokan
- Tagihan Cinta
- Cinta Sejati Tidak Akan Pernah Muncul
-
▼
Juni
(59)
0 komentar:
Posting Komentar