Mengapakah Allah ciptakan 2 mata namun hanya ciptakan 1 mulut, itu agar sidikau bercermat melihat dulu sebelum pandai berbicara.
Mengapakah Allah ciptakan 2 telinga namun hanya ciptakan 1 mulut, itu
agar sikamu berbanyak mendengar dulu sebelum beramai dalam kicau.
Mengapakah Allah ciptakan 2 tangan namun hanya ciptakan 1 mulut, itu
agar sidiri mudah menutup bincang saat obrolnya berbau gibah, fitnah dan
atau gosip.
Maka duhai manusia, jagalah lisanmu, ketika sulit
sang lisan mengucap kalimat nan manfaat, maka diam terbungkam lebih
santun, maka bungkam terdiam lebih anggun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Total Pageviews
Popular Posts
-
Ya sudahlah.... Cukup Allah saja yang mensenyumi hidupku, disaat para pencela sibuk merusak senyumanku. Para pencela itu sebenarnya bisa b...
-
Kau, sebuah nama yang tertulis untukku di Lauh Mahfuzh. Afwan, jika sampai detik ini aku belum jua datang untuk menggenapkan hati kita dal...
-
Afwan sebelumnya, saya tidak bermaksud sombong, atau mempublikasikan hal yang sifatnya pribadi. Tapi saya kira, ini bisa bermanfaat. Ada...
-
Duhai lelaki sholeh..... Aku hanya wanita akhir zaman. Amat banyak hilaf dan aib yang ku tanam dimasa silam. Sempat ku cintai atau bahka...
-
"Putraku," kata ummi, "Kamu jangan egois, menunggu ungkapan perasaan dari seorang perempuan padamu." "Karena ke...
-
Kisah dari kejadian nyata, dikutip dari tulisan Ustadz Zulfi Akmal **** Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan ...
-
Menangis tak menyelesaikan masalah?," Kata siapa?, bagiku, air mata adalah bagian dari seorang insan. Sebab rerintik air mata adala...
-
Dalam serial cinta, Tertulis bahwa cinta adalah sebuah kata tanpa benda, ia menjadi makna paling santun. Kehadirannya bagai api yg mengung...
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
- Unknown
Blogroll
Blogger templates
Blogger templates
Blogger news
Popular Posts
-
Ya sudahlah.... Cukup Allah saja yang mensenyumi hidupku, disaat para pencela sibuk merusak senyumanku. Para pencela itu sebenarnya bisa b...
-
Kau, sebuah nama yang tertulis untukku di Lauh Mahfuzh. Afwan, jika sampai detik ini aku belum jua datang untuk menggenapkan hati kita dal...
-
Afwan sebelumnya, saya tidak bermaksud sombong, atau mempublikasikan hal yang sifatnya pribadi. Tapi saya kira, ini bisa bermanfaat. Ada...
-
Duhai lelaki sholeh..... Aku hanya wanita akhir zaman. Amat banyak hilaf dan aib yang ku tanam dimasa silam. Sempat ku cintai atau bahka...
-
"Putraku," kata ummi, "Kamu jangan egois, menunggu ungkapan perasaan dari seorang perempuan padamu." "Karena ke...
-
Kisah dari kejadian nyata, dikutip dari tulisan Ustadz Zulfi Akmal **** Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan ...
-
Menangis tak menyelesaikan masalah?," Kata siapa?, bagiku, air mata adalah bagian dari seorang insan. Sebab rerintik air mata adala...
-
Dalam serial cinta, Tertulis bahwa cinta adalah sebuah kata tanpa benda, ia menjadi makna paling santun. Kehadirannya bagai api yg mengung...
Blog Archive
-
▼
2014
(149)
-
▼
Juli
(17)
- Full album religi ungu
- Mencintai dalam Diam itu.....
- Kehilangan
- Kupu-Kupu atau Kura-Kura
- Tak Selamanya Cantik itu Indah
- Teruntuk Calon Kekasih Halalku
- Bagai Api dan Kayu
- Dalam Serial Cinta,
- Berpacaran di Palestina...
- Ironi Islam "Rahmatan Lil 'Alamin"
- Mudahnya Berkata Baik
- Buat Adeku yang Lagi Jatuh Cinta
- Buat Adeku yang Belum Berhijab
- Buat Adeku yang lagi Galau
- Hanya 1 Mulut
- Penantian ? NO !
- "I'am Single and Very Happy"
-
▼
Juli
(17)
0 komentar:
Posting Komentar