Ironi Islam "Rahmatan Lil 'Alamin"
Diposting oleh
Unknown
di
22.12
Sabtu, 12 Juli 2014
Demi toleransi, semua bersiaga menjaga perayaan Natal di Gereja ¦ Tapi tak ada keinginan membela Gaza walau hanya secuil doa
Demi Nasionalisme, Umat disuruh bungkam tentang Gaza karena dianggap urusan politik semata ¦ Lalu apa artinya kemanusiaan jika "Rahmatan Lil 'Alaminnya" hanya sebatas Negera ?
Demi Pancasila, Pembela Palestina dianggap wahabi, islam garis keras, atau teroris berbahaya ¦ Apalah daya jika nafsu lebih dominan sedang rasa persaudaraanya hilang tak ada ?
Silahkan katakan harus Toleransi, Nasionalis, dan atau Pancasilais. Tapi tolong jangan katakan Islam "Rahmatan Lil 'Alamin" jika doa pun tak sudi terucap utk mereka.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Total Pageviews
Popular Posts
-
Ya sudahlah.... Cukup Allah saja yang mensenyumi hidupku, disaat para pencela sibuk merusak senyumanku. Para pencela itu sebenarnya bisa b...
-
Kau, sebuah nama yang tertulis untukku di Lauh Mahfuzh. Afwan, jika sampai detik ini aku belum jua datang untuk menggenapkan hati kita dal...
-
Afwan sebelumnya, saya tidak bermaksud sombong, atau mempublikasikan hal yang sifatnya pribadi. Tapi saya kira, ini bisa bermanfaat. Ada...
-
Duhai lelaki sholeh..... Aku hanya wanita akhir zaman. Amat banyak hilaf dan aib yang ku tanam dimasa silam. Sempat ku cintai atau bahka...
-
"Putraku," kata ummi, "Kamu jangan egois, menunggu ungkapan perasaan dari seorang perempuan padamu." "Karena ke...
-
Kisah dari kejadian nyata, dikutip dari tulisan Ustadz Zulfi Akmal **** Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan ...
-
Menangis tak menyelesaikan masalah?," Kata siapa?, bagiku, air mata adalah bagian dari seorang insan. Sebab rerintik air mata adala...
-
Dalam serial cinta, Tertulis bahwa cinta adalah sebuah kata tanpa benda, ia menjadi makna paling santun. Kehadirannya bagai api yg mengung...
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
About Me
- Unknown
Blogroll
Blogger templates
Blogger templates
Blogger news
Popular Posts
-
Ya sudahlah.... Cukup Allah saja yang mensenyumi hidupku, disaat para pencela sibuk merusak senyumanku. Para pencela itu sebenarnya bisa b...
-
Kau, sebuah nama yang tertulis untukku di Lauh Mahfuzh. Afwan, jika sampai detik ini aku belum jua datang untuk menggenapkan hati kita dal...
-
Afwan sebelumnya, saya tidak bermaksud sombong, atau mempublikasikan hal yang sifatnya pribadi. Tapi saya kira, ini bisa bermanfaat. Ada...
-
Duhai lelaki sholeh..... Aku hanya wanita akhir zaman. Amat banyak hilaf dan aib yang ku tanam dimasa silam. Sempat ku cintai atau bahka...
-
"Putraku," kata ummi, "Kamu jangan egois, menunggu ungkapan perasaan dari seorang perempuan padamu." "Karena ke...
-
Kisah dari kejadian nyata, dikutip dari tulisan Ustadz Zulfi Akmal **** Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan ...
-
Menangis tak menyelesaikan masalah?," Kata siapa?, bagiku, air mata adalah bagian dari seorang insan. Sebab rerintik air mata adala...
-
Dalam serial cinta, Tertulis bahwa cinta adalah sebuah kata tanpa benda, ia menjadi makna paling santun. Kehadirannya bagai api yg mengung...
Blog Archive
-
▼
2014
(149)
-
▼
Juli
(17)
- Full album religi ungu
- Mencintai dalam Diam itu.....
- Kehilangan
- Kupu-Kupu atau Kura-Kura
- Tak Selamanya Cantik itu Indah
- Teruntuk Calon Kekasih Halalku
- Bagai Api dan Kayu
- Dalam Serial Cinta,
- Berpacaran di Palestina...
- Ironi Islam "Rahmatan Lil 'Alamin"
- Mudahnya Berkata Baik
- Buat Adeku yang Lagi Jatuh Cinta
- Buat Adeku yang Belum Berhijab
- Buat Adeku yang lagi Galau
- Hanya 1 Mulut
- Penantian ? NO !
- "I'am Single and Very Happy"
-
▼
Juli
(17)
0 komentar:
Posting Komentar